Enterprise Risk Management

Wah, akhirnya ngeposting blog juga, tapi kali ini mau nge-share ah, kerjaan yang selama ini dikerjain. Well, sebenarnya di kantor, saya dapat kebagian untuk handle 2 bidang, Enterprise Risk Management (ERM) – Cura Risk Software dan Business Intelligent (BI) – IBM Cognos 8 BI. Untuk kali ini, mau cerita mengenai ERM. Dipastikan di semua perusahaan tentu dong, punya risiko dalam menjalani bisnisnya, oleh karena itu peluang itu perusahaan kami ambil untuk memberi konsultasi dan solusi bisnis (ya iyalah, namanya juga perusahaan konsultan) kepada klien. Tentu, risiko bisnis itu muncul dari adanya tujuan atau goal yang dimiliki oleh perusahaan, jadi dimana ada goal atau istilahnya dalam ERM yaitu Objective Setting tentu ada hambatan dan rintangan yang muncul untuk mencapainya, nah hambatan itulah yang dinamakan risiko.

Risiko banyak banget macemnya, gampang nya ada political risk, system failure, dll. Dalam meng-organize risk ini dibantu dengan sebuah software namanya Cura Risk Software. Software ini juga mengakomodir, tak hanya risk management, tapi juga mampu menghandle Compliance, dan Survey. Disertai dengan reporting yang dapat di customize sehingga oke banget dipake (meskipun kalo customize ni report pake coding, hiks hiks). Dalam reporting tak hanya drag and drop tap banyak bgt harus pake hard code, bahasa yang digunakan adalah RAP (Report Application Pascal) sama ada syntax kaya LISP – meskipun ni bukan secar langsung tapi di prosesnya da yang make LISP), gak nyangka bakal ketemu LISP lagi.

Nah, untuk RAP, dari namanya ada kata pascal, memang codenya agak mirip2 syntax pascal. Tapi yang bikin repotnya ni buat report Cura Risk software minim banget featurenya, jadi yah, balik lagi pake hard code. Tapi tenang, bagi para klien ini semua yang ngerjain konsultan (alias kami) kalo klien mah, dah langsung jadi tinggal make, (ya iyalah hahaha). So yang berdarah-darah tentunya dan pastinya konsultan sama developer.

Oke balik lagi, basiclly ERM tuh ada tahapan yang harus diikuti menurut standar international, yaitu ada COSO, dll. Tapi intinya terdiri dari empat, yaitu Risk Identification, Risk Assessment/ Analysis/ Evaluation, Controls/Risk Mitigation/ Treatment, dan Monitoring. Semua tahapan ini lah yang dihandle oleh Cura Risk Software. Risiko di manage agar bisa di minimalisir dampaknya supaya tujuan perusahaan tercapai. Di Indonesia saat ini memang lagi hot-hotnya membahas Risk Management. Jadi Peluang untuk masuk ke bidang ini masih sangat besar, Perusahaan yang telah menerapkan Cura Risk Software dalam pengelolaan risikonya adalah PT Telkom Indonesia yang juga tentunya menjadi klien kami. oke, sampai sini dulu aja, next posting tentang IBM Cognos 8 BI.

Advertisements

About Ferry

Berusaha untuk menjadi orang yang makin bermanfaat bagi orang lain

Posted on February 6, 2010, in IT and tagged , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: