Kini Dia telah pergi…

Telah lebih dari 3 tahun, aku telah mengenalnya. Pertemuan ini bermula di LDK DKM Al Hurriyyah menjadi suatu tempat organisasi pertamaku di IPB, tepatnya di divisi Informasi dan Komunikasi. Aku telah mengenalnya, dia yang mengajariku untuk belajar organisasi dengan baik, apalagi dengan ditambah pikirannya yang sangat idealis membuatku semakin cocok. Mungkin karena aku dan dia mempunyai sifat yang sama yang cenderung melankolis. Masih ingat dibenak ini cara dia mengajariku, nasehat2nya, bahkan marahnyapun aku masih ingat. Yah, itu di Infokom dengan segudang kenangan dengannya, sebuah kenangan yang sangat indah.

Setelah aku tak lagi di Infokom ternyata diri ini memang dituliskan oleh Allah SWT untuk kembali dalam satu payung organisasi, yaitu Radio komunitas muslim IPB Alvo 106.4 FM. Di Radio ini, aku dan dia menjadi sangat dekat bahkan lebih dekat daripada hubungan kami di Infokom. Atau mungkin kalau dalam suatu siklus dari produk (dapat dari kuliah Manajemen) saat itu dalam tahap pematangan dan lagi bagus-bagusnya hubungan persahabatan ini. Tentunya di Radio inipun menjadi lebih indah dengan bumbu2 ukhuwah yang luar biasa diantara kami, terutama aku dan dia. Hobi diantara kami yang sama dan juga sama2 munsyid membuat kami tambah akrab, apalagi didukung studio radio yang kadang membuat kita suka karaoke, (jadi ketahuan dech), karaoke nasyid bareng, syuro bareng, atau jadi panitia bareng. Ide2nya yang kadang kreatif membuat kita (Crew Alvo) tak sanggup untuk merealisasikannya. Diapun sudah kuanggap sebagai kakak kandungku, karena memang aku adalah anak pertama, yang haus akan taujih dari seorang kakak.

Dia sosok yang mempunyai andil bagi diri ini hingga seperti sekarang. Sikap yang sangat jauh berbeda dengan diri ini ketika SMU. Akan tetapi di Al Hurriyyah atau tepatnya setelah diri ini kenal dan sering sekali berinteraksi dengannya membuat diri ini perlahan untuk mengubah itu semua, meskipun masih ada beberapa sifat jelek SMU yang masih terus berusaha kuhilangkan. Tapi kini dia telah pergi, kami telah berpisah, dia telah pergi ke suatu tempat. Entah kapan kami dapat berjumpa kembali, pembicaraan terakhir sebelum dia berangkat hanyalah tetesan-tetesan air mata dari kami. Kak Han-han semoga di tempat batu, kak Han-han dapat terus menjadi lilin untuk orang-orang yang ada di sekitar kakak. Selamat jalan kak…

Advertisements

About Ferry

Berusaha untuk menjadi orang yang makin bermanfaat bagi orang lain

Posted on January 22, 2009, in lif3. Bookmark the permalink. 1 Comment.

  1. Amin..

    Semoga Ferry pun dapat menjadi mutiara yang senantiasa berkilau dimanapun berada, bahkan di lumpur sekalipun. Kaka Yakin kamu bisa! Semoga kita bisa tetap istiqomah dimanapun kita berada.

    Walau kini kita jauh, tapi antum masih tersimpan di hati ini. Doaku selalu menyertaimu Adikku…

    Kita masih bisa komunikasi Fer. lewat SMS, Email, MP dsb

    Semoga Kita Sukses! ^_^

    Salam Sayang Saudaramu,
    Hanhan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: