Aksi mahasiswa, Pentingkah?

Dengan melihat judul dari tulisan ini mungkin ada sebagian orang yang kurang setuju atau bahkan sudah ada yang tersinggung. Tapi ya inilah yang akan coba saya ulas di blog ini. Fenomena penolakan kenaikan harga BBM di berbagai daerah menjadi menu berita sehari-hari di media massa baik cetak maupun elektronik. Bentuk Aksi yang dilakukan oleh mahasiswa di berbagai dearahpun beragam. Salah satunya mungkin ada yang teatrikal yang makan sabut kelapa dan batu yang katanya sebagai wujud semakin sulitnya makan di era kenaikan BBM. Ada Aksi yang damai ada juga Aksi Ricuh, bahkan sampai menjurus tindakan anarkis. Contohnya di Makasar dan Surabaya yang sudah menjurus terhadap kekerasan, ricuh dengan petugas, bahkan ada yang sampai “berantem” dengan jaksa di Makasar.

Beginikah bentuk Aksi mahsiswa yang disebut2 agen of change? anarkis, suka menyalahkan orang lain, suka teriak2 eh, salah orasi yang “sok” ilmiah. Meskipun tidak semua Aksi mahasiswa seperti ini tapi yang terekspose di media justru yang kasus anarkis mahasiswa tersebut. Jadi masih pentingkah mahasiswa untuk ikutan Aksi ?. Didengarkah teriakan2 mahasiswa menuntut ini itu ke anggota dewan atau pemerintah? Sayang belum ada survey tentang dampak Aksi yang dilakukan mahasiswa atau kelompok2 tertentu baik materil maupun imateril. Pernahkan para pendemo berfikir apakah manfaat sebenarnya dari Aksi mereka ini. jangan2 sebagian hanya ikut2an karena mereka terlanjur jadi anggota BEM atau organisasi kampus lainnya, tapi tidak tahu apa sih tujuan mereka ikut Aksi.

Saya bukanlah orang yang bener2 anti dengan mahasiswa yang ikutan Aksi. Akan tetapi menurut saya, Aksi yang dilakukan mahasiswa itu hanya berakhir sia2 belaka. Apakah ada hasil yang menjanjikan, Nggak kan? kecuali Aksi pada Mei tahun 1998 dahulu , itu sebagai pengecualian. Saya jadi ingat ketika duduk di semester awal kuliah, dahulu saya pernah menanyakan hal ini kepada salah satu aktivis kampus, lalu dia menjawab sih nanti kalo kamu dah lama di dunia kampus juga akan ngerti apa sih arti Aksi ini Aksi itu. Akhirnya ketika saya saat ini duduk di semester VI saya menjadi semakin mengerti Aksi2 yang dilakukan oleh mahasiswa. Hal yang saya mengerti adalah semakin benar dugaan saya dari dulu bahwa kegiatan Aksi dan Demo yang dilakukan mahasiswa mungkin kebanyakan berakhir sia2, nggak ada efeknya bagi kondisi real permasalahan, malah jangan2 nambahin masalah yaitu kemacetan yang jadi dampak adanya Aksi mahasiswa.

Menurut saya yang dapat seharusnya kita lakukan adalah dengan belajar giat dikampus untuk mendapat hasil yang terbaik dan mempersiapkan diri untuk menjadi pemimpin2, yang kalo kita nggak setuju dengan kebijakn yang diambil sekarang ya nanti kalo kita kepilih, kita buat kebijakan yang nggak seperti ini. Mungkin itu salak satu perkataan pak Hasyim (Dekan FMIPA) yang sampai sekarang masih terus terngiang di telingaku eh saya (eit, ini bukan lagunya Ike Nurjanah ya…). Atau dengan melakukan hal positif lainnya ketimbang Aksi di jalan2.

lalu Kalo dari Pak Basir, salah satu dosen minor saya di FEM. Beliau berkata yang seharusnya di demo adalah diri kita sendiri, demo kemalasan yang ada dalam diri kita, dan demo “kebodohan” kita. Itulah yang seharusnya di demo sebelum kita mendemo orang lain. sungguh sangat disayangkan kalo negara ini diisi oleh generasi penerus yang suka menyakahkan orang lain dan selau mencari kambing hitam atas segala dampak yang ada.Bung, negara ini demokratis, dimana setiap keputusan yang diambil SBY-JK telah dipikirkan matang2. maunya sih pemerintah juga BBM murah , semua gratis, ini gartis, itu gratis, nggak punya utang, sekolah gratis, Wooiii, itu namanya pikiran orang2 yang malas.

Sayapun tak menjamin jika salah satu dari para pendemo itu jadi pemimpin saat ini, tidak akan mengambil kebijakan yang sama kepada SBY-JK. Coba lihat berapa banyak mantan aktivis yang duduk di dewan kehormatan DPR? reaksi mereka sepertinya tidak sekeras dulu pas orasi dengan sok ilmiahnya. karena mereka mengerti apa kasus yang terjadi saat ini. tidak seperti mahsiswa yang terkesan mau enaknya aja tanpa memberi solusi. jadi solusi terbaik yang dapat dilakukan mahsiswasaat ini ya, lakukan sebagi mahasiswa dengan belajar giat, raih hasil optimal, terus demo diri ini agr menjadi pribadi2 yang tangguh. wallahualam

Advertisements

About Ferry

Berusaha untuk menjadi orang yang makin bermanfaat bagi orang lain

Posted on May 15, 2008, in lif3. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: