Sanggupkah…

Akhirnya hari itu datang juga. Yah dimana hari yang menentukan hidupku kedepan, di tempat yang telah memberikanku banyak sekali manfaat dan banyak sekali pengalaman yang tak pernah tergantikan nilainya oleh apapun. Dimana tempat yang telah mengantarkanku menjadi orang yang berani, berani tampil di depan umum, , berani untuk berekspresi, berani untuk lebih mengexplorasi kemampuan diri yang selama ini belum pernah terkuak. Tempat dimana membawaku ke sahabat-sahabat yang insyaallah membawaku ke jalan yang benar, suatu tempat dimana yang telah membimbingku ke arah dan tujuan hidup yang sebenarnya, dan dimana tempat yang membuat diri ini merasa nyaman dan tenang jika merasa berada di tempat tersebut.

Sungguh dua tahun yang tak pernah saya lupakan selama hidup ini. Saya sangat bersyukur telah dipertemukan dengan orang-orang shalih, orang-orang yang dapat menjaga diri yang mudah terombang-ambing ini agar tetap di jalan yang sebenarnya, meskipun sering diri ini melanggar dan melakukan kesalahan. Bila mengingat kenangan masa-masa itu dimana masa-masa saat saya mencari jati diri. Siapakah diriku ini sebenarnya ?, untuk apa aku berada disini ?, sungguh sangat bahagia, disaat diri ini sampai sakit karena menjalankan amanah di tempat tersebut tetapi sungguh indah sakit itu,mengapa ? karena di masa tubuh ini terkulai lemah masih banyak saudara –saudara di tempat ini yang masih memikirkan tubuh ini dengan memberikan sokongan, dukungan, dan tentunya doa dari semua sahabat di tempat tersebut. Mungkin hanya berupa sebuah sms, tetapi sungguh sebuah pesan yang sangat berpengaruh terhadap hidup ini.

Subhanallah suatu tempat yang menjadi mengerti apa arti dari ukhuwah islamiyah itu sebenarnya, dan sungguh nikmat ukhuwah itu, saya benar-benar merasa tidak sanggup untuk melepas itu semua dan membuat diri ini merasa ragu apakah ditempat lain saya akan mendapat semua kebahagiaan yang telah saya dapat di tempat yang indah ini.

Tetesan air mata yang mengiringi tulisan menjadi tidak berarti dengan apa yang telah diberikan tempat dan seluruh komponennya kepada saya. Sungguh tak lagi bemanfaat diri ini untuk menyesali apa yang telah saya buat. Perasaan berdosa terus menghantui diri ini karena mungkin di masa-masa itu belum dapat memberikan sesuatu yang optimal untuk tempat yang telah memberikan yang luar biasa sangat berharga nilainya.

Akankah semua kenikmatan dan keindahan ini akan saya dapatkan ditempat lain? Akankan sahabat-sahabat yang yang dahulu begitu dekat dan sangat mendukung saya di tiap-tiap aktivitas saya akan meninggalkan saya? sanggupkah hamba yang lemah ini meninggalkan ini semua?. Hidup adalah suatu pilihan dan saya harus memilih salah satunya. Ya Rabb yakinkanlah hambamu yang lemah ini untuk memilih sebuah keputusan yang terbaik bagi hamba dan orang lain, Ya Rabb mudahkanlah langkah kaki ini untuk terus melangkah dijalanMu, Ya Rabb ampunilah hamba yang telah berlumuran dosa ini agar kesalahan yang telah hamba lakukan di tempat ini dapat terampuni.

Advertisements

About Ferry

Berusaha untuk menjadi orang yang makin bermanfaat bagi orang lain

Posted on November 21, 2007, in lif3. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: