Hal terdekat dalam hidup

22 08 2008

Detik demi detik tentu akan terus berjalan dan terus berjalan, detik demi detik yang tak akan pernah kembali yaitu masa lalu. dalam hidup ini tentu ada poin-poin penting yang harusmkita ingat, apalagi kita sebagai muslim tentu tahu hal yang terdekat dalam hidup ini, kematian. Yah, dalam 2 minggu terakhir ada 3 peristiwa kematian yang terjadi dalam satu gang kosan saya, memang hal itu sebenarnya biasa saja karena memang kematian bisa datang kapan saja dan siapa saja, yang membuat ferry tergugah akan menulis disini yaitu salah stu dari 3 orang yang meninggal itu adalah orang yang hampir setiap hari kutemui dan sering ferry berinteraksi dengan beliau.

seperti biasa pada pagi itu saya bertemu dengannya lagi ketika mau makan pagi sehingga pada sat itu tidak ada firasat apapun jika tenyata sore harinya beliau telah dipanggil Allah untuk menghadap. Beliau masih terlihat bugar, sedang beraktifiats seperti biasa dan masih melihat sedang makan mie ayam. Tapi mungkin mie ayam terakhir bagi beliau, semoga beliau diterima disisi allah SWT.

Pernah kita menyadari kapankah kematian akan menjemput kita ?

Siapkah kita untuk menyambut kedatangannya ?

Apa yang telah kita lakukan selama ini untuk mempersiapkannya?

Semoga kita bukan tergolong orang-orang yang lalai termasuk orang yang lalali akan menghadapi kematian.





Last Day

22 08 2008

Finally, hari yang kunantikan tiba juga. Bagaimana tidak hampir setiap hari ferry PKL di sebuah ruangan itu2 aja, meskipun tempat sangat nyaman tapi jika hampir setiap hari selama 2 bulan jenuh juga rasanya. Tapi itu semua telah terlewati dan akan menjadi bekal dalam ferry menjalankan hidup kedepan. Banyak pengalaman yang dapat dijadikan panutan dalam 2 bulan menjalani PKL di PUSTAKA Bogor. Berkenalan dengan banyak karakter, banyak sifat, dari Pak satpam, resepsionis sampai direktur PUSTAKA. pokoknya keren deh, apalagi My Supervisor yang ferry rasa beliau orangnya sangat cerdas dan pekerja keras.

Budaya PNS yang katanya malas-malaspun sama sekali tidak terlihat dalam jiwa beliau, orangnya yang suka menasihati kita , humoris serta berwawasan luas, pantaslah karena beliau juga lulusan master dari University of Queensland Australia. Dalam unit penyebaran teknologi juga semua orangnya pekerja keras. mungkin karena di bagian IT jadi harus ekstra lebih keras. semoga dengan banyak berkenalan dengan orang-orang besar ferry pun suatu saat akan mengikuti jejak langkah mereka untuk menjadi orang yang besar dan semoga tidak juga menjadi orang yang besar hati. Amien