Dengan membaca judulnya saja sudah membuat hati ini bergetar , bagaimana tidak, seorang murobbi tentu saja merupakan orang yang spesial bagi saya, yang selalu mengingatkan, yang selalu menasihati, yang menjadi teman, bahkan sebagai pengganti orang tua ketika kita merasa jauh darinya. Saya yakin andapun tentu merasa demikian.
Sungguh, film ini pasti merupakan penantian panjang umat muslim untuk mendapatkan sebuah suguhan yang tak hanya menjadi tontonan akan tetapi juga menjadi tuntunan. Sebuah film yang tak hanya mengedepankan sisi komersialitas dan pasar yang ada akan tetapi sebuah hikmah dan pesan yang amat mendalam dibalik film ini.
Hanya sebuah cuplikan film, akan tetapi sudah mampu membuat hati ini bergetar, apalagi nanti setelah menonton film-nya yah. Subhanallah, semoga ini dapat menjadi inspirasi bagi umat. Dengan hadirnya seorang syekh tarbiyah yang mampu menampar kita sebagai muslim yang mungkin hidup di kondisi saat ini yang banyak orang yang selalu menghindar untuk bertanggung jawab atas kondisi keterpurukan bangsa. Akan tetapi hal ini tak berlaku bagi Ust Rahmat Abdullah. Berikut petikan ucapan beliau
Seonggok kemanusiaan terkapar
Siapa yang mengaku bertanggung jawab?
Bila semua pihak menghindar,
Biarlah saya yang menanggungnya
Semuanya atau sebagian…
(Ust Rahmat Abdullah)
Dengan diiringi senandung sendu dari Izzatul Islam membuat film ini terasa lebih menyentuh dan inilah islam paket yang lengkap. Mungkin film inilah menjadi ganti akan ketidakpuasnya umat muslim dengan film ayat ayat cinta. Semoga dengan beredarnya film ini kedepan dapat menjadi inspirasi bagi kita semua dalam bingkai tarbiyah untuk terus memajukan ke depan.
Recent Comments